Jumat, 04 November 2011

Hantu Tanpa Kepala Mengisi Bensin

            Pada suatu hari Andi dan Didi sedang piknik ke Cianjur menggunakan mobil. Mereka pergi jam 11 malam, di mobil hanya ada mereka berdua, awalnya mereka sangat riang, karena bisa piknik. Di mobil Andi dan Didi bercanda-canda, tanpa sadar bensin mobilnya habis. Mereka tidak sadar, kalau berhenti di depan pemakaman umum tempat mayat Belanda di kubur. Didi pun bertanya pada Andi, "Andi, ngomong-ngomong ini dimana ya ?" Tanya Didi, Andi pun ikut bingung, "Iya, ya. Dimana nih ?" Lalu mereka berdua mencari plang, yang menunjukkan mereka dimana. Andi dan Didi pun menemukan, bahwa mereka sedang ada di TPU Mayat Belanda. Didi dan Andi pun kaget, lalu Andi berkata pada Didi, "Di, gimana nih, kita ada di TPU ?" Tanya Andi, Didi pun menjawab, "Kita masuk ke mobil aja yuk. sambil menelepon bantuan." Jawab Didi dengan ketakutan. Mereka berdua pun masuk ke mobil. Pada saat di mobil Andi menelpon bengkel. Pada saat menelepon ternyata tidak ada sinyal, mereka berdua semakin panik. Didi sudah membaca doa yang ia ingat, sedangkan Andi terus mencoba menelepon bantuan. Pada saat Andi menelepon tiba-tiba Didi berteriak, "Aaaaaaaa" Teriak Didi sambil bersembunyi di bwah dasbor, Andi pun melihat ke depan. Andi terdiam seketika, melihat hantu tanpa kepala berdiri di depannya sambil menenteng kepalanya. Andi langsung mebaca doa. Hantu Tanpa Kepala itu semakin mendekati mobil. Pada saat hantu tanpa kepala itu sampai di depan mobil, Andi dan Didi langsung keluar dari mobil, mereka berdua lari kocar-kacir. Andi sudah merasa jauh dari hantu tersebut, mereka pun beristirahat di suatu pos ronda. Karena kelelahan Andi dan Didi pun tertidur hingga pagi. Saat pagi harinya, Didi dan Andi pun terbangun, ia melihat mobil itu masih ada di depan TPU Belanada itu, mereka berdua perlahan-lahan mendekati mobil, saat sudah dekat mereka pun melihat ke dalam mobil, Didi berkata pada Andi, "Andi, di dalam tidak ada apa-apa, kita masuk yuk !" Ajak Didi, mereka berdua pun masuk ke dalam mobil, ketika Andi melihat Fuel Indicator, ternyata sudah penuh. Andi pun bertanya pada Didi, "Didi, munkin gak kalau hantu yang semalam kita lihat, mengisi bensin mobil ini ?" Tanya Andi, Didi pun menjawab, "Tidak" Jawab Didi dengan tenang. Andi pun menyuruh Didi melihat Full Indicator pada mobil tersebut, Didi pun terkejut melihat bensin mobilnya sudah penuh. Tanpa basa-basi lagi Andi pun menstarter mobilnya, mobilnya pun menyala. Akhirnya, mereka pun pergi melanjutkan perjalanan. Setelah sampai di Cianjur, kejadian itu diceritakan ke masyarakat sekitar. Hari-hari berlalu, Andi dan Didi pun pulang ke Jakarta, saat sampai di Jakarta, kejadian yang aneh itu masih menghantui mereka berdua.




-TAMAT-
»»  Read More...

Mengapa Jari Menjadi Keriput Saat Basah?

Jari-jari yang berubah menjadi keriput ketika basah bisa jadi merupakan sebentuk adaptasi agar kita bisa menggenggam lebih kuat dalam kondisi basah. Hipotesis tersebut disampaikan Mark Changizi, ahli neurobiologi evolusioner di 2AI Labs, di Boise, Idaho, Amerika Serikat.













Hasil studi Changizi bersama koleganya yang dipublikasikan dalam jurnal Brain, Behavior, and Evolution itu bertentangan dengan anggapan umum bahwa jari menjadi keriput karena menyerap air.

Menurut Changizi, keriput pada jari yang basah berfungsi seperti alur pada ban. Keriput membentuk kanal sebagai tempat mengalirnya air ketika kita menekan ujung jari pada permukaan yang basah. Inilah yang menyebabkan cengkeraman jari-jari pada permukaan yang basah menjadi lebih kuat.

Changizi bersama timnya mempelajari 28 foto jari-jari yang keriput karena air. Tim dalam pengamatan menemukan kesamaan pola berupa kanal panjang tak bertalian yang merupakan percabangan dari titik di atas jari.

Saat kita menekankan jari, tekanan terjadi dari ujung jari ke belakang. Berbeda dengan bagian samping jari tempat air dapat mengalir dengan mudah, bagian datar pada jari mirip dataran tinggi yang merupakan tempat air bisa menggenang.

Keriput terbentuk pada dataran ini karena, "Di situlah kanal terbentuk untuk mengalirkan air," ucap Changizi. Ia akan menguji hipotesisnya tersebut untuk melihat apakah orang yang jari-jarinya keriput dapat menggenggam lebih baik dalam kondisi basah.



Sumber : http://www.bungakurnia.com/2011/07/mengapa-jari-menjadi-keriput-saat-basah.html
»»  Read More...

Kepergok Preman

Pada suatu hari datanglah seorang preman ke sebuah warteg, seperti biasa kerjaan preman tersebut adalah malakin orang. Di warteg tersebut terdapat 4 pemuda yang sedang makan, lalu preman itu bertanya dengan suara yang sanagr, "Siapa yang berani disini !" Ucap preman itu, lalu pemuda pertama menjawab, "Saya berani !" ucap pemuda pertama, lalu preman itu bertanya kembali, "Siapa lagi !" Tanya preman itu. Pemuda kedua menjawab, "Saya berani !" Begitulah seterusnya, hingga pemuda keempat. Saat semua pemuda itu sudah menjawab, preman tersebut menjadi takut. Akhirnya preman itupun berkata, "Berarti kita adalah 5 orang pemberani !" Kata preman itu dengan grogi.













Sumber Gambar : http://www.duniaku.net/
»»  Read More...

Kamis, 03 November 2011

Purnama Jupiter


Tahukah teman-teman, kalau planet Jupiter, planet raksasa di jajaran tata surya kita, membutuhkan waktu sampai dengan 12 tahun untuk dapat mengelilingi matahari sekali putaran? Ya, benar. Jupiter memang memiliki rentang revolusi (periode sebuah planet mengelilingi matahari sekali putaran) selama 12 tahun. Berbeda dengan Bumi, yang hanya membutuhkan waktu 365 hari untuk berevolusi.
Nah, oleh karena itu, setiap 13 bulan sekali, Bumi bertemu dengan Jupiter dalam perjalanan mengelilingi matahari, dan ketika itu posisi Bumi dan Jupiter sangat dekat. Kita pernah mengetahui kalau posisi yang sangat dekat antara dua planet dinamakan dengan “oposisi.” Tahun ini adalah tahun dimana kita bisa melihat Jupiter dalam jarak yang sangat dekat.
Menurut situs National Geographic, posisi Bumi dan Jupiter pada tahun ini merupakan jarak yang sangat dekat yang pernah terjadi! Pada saat ini jarak antara Bumi dan Jupiter hampir sama dengan 4 kali jarak antara Bumi dan Matahari (atau sekitar 3,97 astronomical unit atau 629 juta km). Satuastronomical unit (au) adalah jarak Bumi dan Matahari. Jadi, 3,97 au adalah hampir 4 kali jarak antara Bumi dan Matahari.
Seperti yang telah kita ketahui bahwa Bumi berevolusi pada jarak 1 au. Jupiter, biasanya berevolusi pada jarak 5 au. Pada gambar di bawah ini, jarak antara Bumi dan Jupiter yakni sekitar 4 au dan 6 au jika posisi Bumi di belakang Matahari. 
n


Intinya, tadi malam adalah saat yang tepat untuk melihat langsung planet raksasa ini di langit. Kita hanya tinggal melihat ke langit dan mencari obyek yang bercahaya paling terang. Untuk lebih jelas di mana posisi Jupiter, teman-teman bisa menggunakan software Stellarium untuk menentukan posisi Jupiter secara tepatnya. Untuk mengunduhnya, klik di sini. Gambar berikut menunjukkan ukuran Jupiter tadi malam dan dua bulan sebelumnya.



Di software Stellarium itu juga ditunjukkan bahwa magnitude Jupiter pada saat ini adalah -2,8. Artinya, Jupiter terlihat sangat terang di langit. Tanda minus (-) menunjukkan kecemerlangan suatu benda langit. Menurut para ahli, peristiwa oposisi Jupiter tahun ini sangat istimewa. Hal ini disebabkan karena langit gelap (karena periode bulan muda), dan Jupiter sangat terang. Oposisi seperti ini sangat langka terjadi. Menurut mereka juga, peristiwa alam seperti ini akan terjadi lagi pada tahun 2022.
Siapkah teman-teman menunggunya? :)

                              http://rachmatwahidi.files.wordpress.com/2011/10/orbits1.png




»»  Read More...

Ujian Susulan 4 Mahasiswa

Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat ikut ujian semester karena bangun kesiangan.
Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak kasih alasan yang sama agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.
Mahasiswa A: pak, maaf kami telat ikut ujian semester
mahasiswa B: iya pak. Kami berempat naik angkot yg sama dan ban angkotnya meletus.
Mahasiswa C: iya kami kasihan sama supirnya. Jadinya kami bantu dia pasang ban baru.
mahasiswa D: oleh karena itu kami mohon kebaikan hati bapak untuk kami mengikuti ujian susulan.
Sang dosen berpikir sejenak dan akhirnya memperbolehkan mereka ikut ujian susulan.
Keesokan hari ujian susulan dilaksanakan, tapi keempat mahasiswa diminta mengerjakan ujian di 4 ruangan yg berbeda. “Ah, mungkin biar tidak menyontek,” pikir para mahasiswa. Ternyata ujiannya cuma ada 2 soal. Dengan ketentuan mereka baru diperbolehkan melihat dan mengerjakan soal kedua setelah selesai mengerjakan soal pertama.
Soal pertama sangat mudah dengan bobot nilai 10. Keempat mahasiswa mengerjakan dengan senyum senyum.
Giliran membaca soal kedua dengan bobot nilai 90. Keringat dingin pun mulai bercucuran.
Di soal kedua tertulis:
“Kemarin, ban angkot sebelah mana yang meletus?
»»  Read More...