Selasa, 12 Juni 2012

Cara Mengatasi Grogi

Ada yang grogi/malu-malu gak di depan panggung/umum. Nah, kali ini pengetahuan dan cerita akan membagi sedikit tips tentang Cara Mengatasi Grogi.

Check it Out :

Ceritanya kalian mau tampil nih kayak di pentas akhirussanah, puisi,dll. Nah, kalian semua tuh udah hafal banget teksnya. Pada saat harinya tiba, pasti kalian udah gak ragu-ragu lagi, karena kalian sudah hafal. Nah, pada saat kalian menunggu dan beberapa saat kemudian kalian akan tampil, misalnya kalian dapat urutan antrian ke 50, pada saat nomor 48 tampil. Kalian menjadi lupa teks yang harus di hafal tersebut, sehingga anda menjadi tidak pede, kejadian itu sering menimpa seseorang yang tidak biasa tampil di depan umum, termasuk saya. Hal itu di karenakan rasa yang tidak biasa dirasakan tubuh, sehingga anda biasanya gemeteran trus saat memegang benda/teks yang harus dihafalkan, kaki anda juga kadang-kadang gerak gerak. Cara mengatasinya adalah pada saat nomor 48 selesai tampil dan giliran nomor 49, anda sekalian :
1. Tarik nafas panjang-panjang, keluarkan lewat mulut
2. Rasakan panggung atau tempat kamu tampil itu milikmu, kamu bilang dalam hati "Ini panggung gua, gua yakin dengan apa yang gua lakukan" (Boleh diganti dengan aku/saya)
3. Baca Bismillahirrahmanirrahiim (Bagi orang Islam) sampai giliran kamu tampil
4. Pada saat dipanggung jangan fokus terhadap banyaknya penonton, fokuslah pada hafalan itu
5. Jangan malu untuk berekspresi, karena semakin kamu banyak berekspresi penonton akan lebih suka dengan                             penampilanmu
6. Kalau lupa, cari kata ganti yang lain, tapi intinya harus sama. Misalnya : Bunga-bunga bermekaran. Kata itu bisa diganti dengan : Banyak bunga yang bermekaran.
7. Kalau sudah selesai tampil jangan senang dulu, tunggu penonton selesai memberi tepuk tangan atau sorakan
8. Ucap Alhamdulillahirabbil'alamin (Bagi orang islam) setelah masuk kembali ke belakang panggung.


Sekian tips dari saya, semoga membantu.



NB : Tips ini saya buat sendiri, tidak mengambil dari blog lain !

Mudah-mudahan yang mau tampil jadi tidak grogi dengan membaca tips ini
Amiin......


Salam : -Admin-

»»  Read More...

Jumat, 08 Juni 2012

Renungan Siang


Ia berjalan di depan meja ‘donation’,
kami berpikir: ‘dia akan lewat…’

“Saya ingin menyumbang!”
Ia menuang koin dari mangkuknya.
Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu,
tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.

Kami semua tak bisa berkata-kata,
ia memberikan semua yang diperolehnya
kepada Lembaga Amal dengan usahanya sendiri.
 “Saya masih punya uang.”
Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya.
 Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar
dan … menyumbang!



Orang Bijak Mengatakan :
” Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan,
Kita BUKAN hanya sedang membantu orang
atau mahkluk lain, Namun sesungguhnya
kita sedang membantu diri kita sendiri agar
menjadi lebih bahagia. Temukan kebahagiaan
dengan memberi “



Source : terselubung.blogspot.com
»»  Read More...

Jumat, 01 Juni 2012

Kelinci VS Kura-Kura

Pada suatu harikura-kura bertemu seekor kelinci

Kuro       : Cu, kita lomba yuk !
Kuluncu  : Ayuk, tapi lomba apa ?
Kuro       : Lomba ke rumah, yang paling cepet masuk rumah menang.
Kuluncu    : OK ! Kamu pasti kalah.
Kuluncu dan Kuro : 1..2..3..

Kura-kura pun masuk ke dalam cangkangnya

Kuluncu : Hmmm....... salah nerima tantangan nih... -____-
»»  Read More...

Sabtu, 26 Mei 2012

Terima kasih dalam Berbagai Bahasa


Ingin tahu bagaimana mengucapkan terima kasih dalam berbagai bahasa (asing atau daerah di Indonesia)
terimakasih
Bahasa Asing
1. Bahasa Inggris : Thank You, Thanks, Thank You Very Much
2. Bahasa Prancis : Merci, Merci beaucoup
3. Bahasa Jerman : Danke
4. Bahasa Spanyol : Gracias
5. Bahasa Jepang : Arigato, Arigato Gozaimasu, Arigato Gozaimashita
6. Bahasa Belanda : Dank Je
7. Bahasa Italia : Grazie
8. Bahasa Portugis : Obrigado
9. Bahasa Korea : Gamsa-hamnida
10. Bahasa Mandarin : Xie-xie
11. Bahasa Arab : Syukron
12. Bahasa Ibrani : Toda
13. Bahasa Afrika : Dankie, Baie Dankie
14. Bahasa Mesir Kuno : Dua Netjer en ek(ke cowo), Dua Netjer etj (ke cewe)
15. Bahasa Yunani : Sas efharisto, efcharisto
16. Bahasa India : Danyavad, Dhanyawaad, Shukriya
17. Bahasa Islandia : Takk, Takk fyrir
18. Bahasa Finlandia : Kiitos, Kiitoksia
19. Bahasa Wales : Diolch yn fawr
20. Bahasa Tagalog : Salamot
21. Bahasa Thai : Khwap khun, khwap khun khrap
22. Bahasa Tibet : Tujechhe
23. Bahasa Scotlandia : Thank ye, Thenk Ye
24. Bahasa Sansekerta : Anugurihiitusomi
25. Bahasa Rumania : Multumesc
Bahasa Daerah
1. Bahasa Jawa : Matur Nuwun
2. Bahasa Sunda : hatur nuhun, hatur nuhun pisan
3. Bahasa Jambi : Terimo kasih (beda “a” sama “o” aja)
4. Bahasa Bali : Suksema
5. Bahasa Migani (Papua) : Amanai
6. Bahasa Batak : muliate
7. Bahasa Sasak : tampiaseh
8. Bahasa Minang : Tarimo kasi
9. Bahasa Toraja : kurrusumanga’
10. Bahasa Nias : sauweghele
11. Bahasa Banjar : Tarima Kasih
12. Bahasa Madura : sakalangkong
13. Bahasa Kutai : makaseh
14. Bahasa Manado : makase   (Tq: Angga)
15. Bahasa Aceh : Teurimong Gaseh beh     (Tq: Winda)
16. bahasa Timor dan Timor Leste : Obrigado Barak : (Tq: bangjoo)
17. Bahasa Maumere : Epanggawang (Tq: bangjoo)
18. Bahasa makassar : tarima kasih (Tq: ridha )
19. Bahasa karo : mejuah-juah (tq: citrasembiring)

Sumber gambar: http://www.ilusa.com/gallery/thank_u_languages.jpg
»»  Read More...

Jumat, 27 April 2012

Mengapa Semut Berhenti Jika Bertemu Semut Lainnya ?

Mengapa Semut Berhenti Jika Bertemu Semut Lainnya ? [ www.BlogApaAja.com ]

Mengapa semut akan berhenti sejenak jika bertemu/berpapasan dengan semut lainnya?. Semut yang terlihat "mengadu kepala" saat bertemu itu sebenarnya sedang berkomunikasi. T.C. Schneirla, seorang peneliti di New York University, pernah mengadakan percobaan dengan semut. Ia mengambil seekor semut lalu ditaruh dalam tempat yang berisi makanan. Semut lain ditaruh dalam tempat yang berisi semut-semut musuh. Kemudian kelakuan kedua semut ini diamati terutama ketika berpapasan dengan teman-temannya di jalan.

Dari penelitian itu, Schneirla menyimpulkan bahwa zat kimia yang dikeluarkan dari makanan ataupun dari musuh semut menempel pada semut itu. Ketika bertemu dengan semut temannya, semut ini akan saling menyapa (bersentuhan). Nah, dengan saling menyapa inilah zat kimia dari semut akan memberi tahu temannya (melalui antena di kepala semut) apakah di lingkungan sekitarnya ada makanan atau ada musuh.



Mengapa Semut Berhenti Jika Bertemu Semut Lainnya ? [ www.BlogApaAja.com ]



Sumber : www.blogapaaja.blogspot.com
»»  Read More...