Sabtu, 21 April 2012

Zombie


Zombi

Zombie atau zombi adalah sebutan untuk mayat hidup dalam sistem kepercayaan Voodoo orang Kreol dan Afrika-Karibia. Zombi adalah manusia dengan roh yang sudah dicuri lewat cara supranatural atau perdukunan, dan dipekerjakan sebagai budak yang mengabdi pada "majikan zombi" di perkebunan terpencil. Versi zombi yang lebih menakutkan dan suka memakan manusia sering diangkat menjadi cerita fiksi horor. 


Zombi dalam kepercayaan voodoo

Menurut ajaran Voodoo, dukun ilmu hitam atau pendeta voodoo yang disebut Bokor bisa menghidupkan kembali manusia yang sudah mati. Zombi tidak memiliki kemauan sendiri sehingga selalu berada di bawah kendali sang majikan. "Zombi" juga merupakan nama untuk dewa ular voodoo yang bernamaDamballah Wedo asal Nigeria-Kongo yang dekat dengan kata nzambi yang dalam bahasa Kongo berarti "dewa".
Pada tahun 1937, peneliti Zora Neale Hurston yang melakukan riset folklor di Haiti menemukan kasus Felicia Felix-Mentor yang meninggal di usia 29 tahun dan sudah dikubur di tahun 1907. Penduduk desa percaya bahwa mereka sering melihat Felicia yang sudah meninggal 30 tahun yang lalu masih suka berkeliaran di jalan-jalan. Kasus yang sama juga dijumpai pada beberapa orang yang lain. Zora Hurston berusaha mencari kebenaran kabar burung yang mengatakan zombi adalah manusia yang telah diberi ramuan obat-obatan, namun tidak berhasil menemukan orang yang mau membuka mulut tentang rahasia zombi.[1]
Beberapa puluh tahun kemudian, seorang ahli Etnobotani Kanada bernama Wade Davis mengangkat kasus zombi dari sudut pandang farmakologi, dalam dua buku berjudul The Serpent and the Rainbow (1985) dan Passage of Darkness: The Ethnobiology of the Haitian Zombi (1988). Menurut hasil penelitian Wade Davis sewaktu berada di Haiti tahun 1982, ramuan dua jenis bubuk obat yang dimasukan ke dalam aliran darah (biasanya lewat luka terbuka) dapat mengubah orang hidup menjadi zombi.
Bubuk obat pertama disebut coup de poudre (bahasa Perancis untuk "obat penyerang") yang membuat manusia dalam keadaan "seperti mati" akibat dosis tetrodotoksin. Tetrodoksin merupakan racun mematikan yang juga dikandung ikan buntal dan ikan fugu yang merupakan makanan lumrah di Jepang. Manusia yang diberi tetrodoksi dalam dosis nyaris mematikan (LD50 sebesar 1 mg), bisa berada dalam keadaan hampir mati untuk beberapa hari, tapi terus dalam keadaan sadar. Ramuan bubuk obat kedua dari tanaman genus Datura bersifat halusinogen dan membuat orang menjadi tidak memiliki kemauan sendiri. Wade Davis juga mengetengahkan kisah orang Haiti bernama Clairvius Narcisse yang mengaku pernah menjadi dijadikan zombi. Teori Wade Davis sering ditanggapi orang secara skeptis dan kebenaran ceritanya sering menjadi sumber perdebatan. Kepercayaan voodoo masih penuh kerahasiaan yang sulit ditembus peneliti asing, walaupun sebagian orang Haiti mengakui tentang keberadaan "obat zombi"

Zombi dalam cerita rakyat

Di abad pertengahan orang percaya arwah orang meninggal bisa kembali ke bumi dan menghantui orang hidup. Menurut ensiklopedia Encyclopedia of Things that Never Were, mayat yang bangun dari kubur (terutama di Perancis) biasanya datang membunuh orang-orang untuk membalas dendam. Sewaktu malam tiba, di makam-makam berkeliaran zombi berbentuk kerangka manusia atau mayat yang sudah kurus dan lemah. Mitologi Norse (Skandinavia) mengenal makhluk bernama Draugr yang dipercaya sebagai mayat ksatria yang bangun dari kubur untuk menyerang orang yang masih hidup.

Zombi dalam literatur dan fiksi


Zombi sedang menyantap korban dalam film Night of the Living Dead
Dalam kebudayaan modern di Barat, buku yang pertama kali mengupas konsep zombi adalah The Magic Island karya W.B. Seabrook terbitan tahun 1929.
Zombi sering muncul dalam film horor, acara televisi, permainan video, dan permainan peran (RPG). Zombi biasanya digambarkan sebagai sosok mayat membusuk dengan kecerdasan rendah dan berjalan terseok-seok, namun punya selera makan daging manusia. Pada beberapa kasus, zombi lebih mengincar bagian otak manusia untuk disantap.
Sebelum tahun 1950-an, zombi biasanya digambarkan sebagai mayat tidak berotak yang dikendalikan majikan seperti boneka. Penggambaran zombi menurut budaya populer berubah di tahun 1954 dengan terbitnya buku I Am Legend karya Richard Matheson. Buku menceritakan kota Los Angeles yang diserbu makhluk penghisap darah akibat pandemi infeksi bakteri. Satu-satunya orang yang selamat dari pandemi harus bertahan dari serangan orang-orang yang telah berubah menjadi makhluk penghisap darah. Walaupun mirip cerita vampir, plot cerita seperti ini sering dijadikan dasar bagi film-film bertema zombi yang diproduksi di kemudian hari. Night of the Living Dead karya George A. Romero merupakan film pertama yang menggambarkan zombi secara modern. Film The Last Man on Earth (1964) yang dibintangi Vincent Price juga berdasarkan cerita karangan Richard Matheson. Begitu pula dengan film The Omega Man (1971) yang dibintangi Charlton Heston, walaupun film ini hanya mempunyai sedikit kemiripan dengan cerita asli.
Plot cerita yang paling umum berkisar pada serbuan zombi yang tidak terkendali. Sekelompok orang yang selamat berusaha menghentikan penularan zombi. Seperti layaknya kisah horor lain, cerita zombi tidak berakhir happy end dan selalu ada saja zombi yang masih tersisa. Asal-usul wabah zombi biasanya berupa kontaminasi radioaktif, bahan beracun yang membuat mati otak, ilmu hitam, voodoomakhluk angkasa luar, infeksi virus dan berbagai macam sebab lain.
Dalam berbagai karya fiksi, zombi bisa menular ke orang sehat lewat gigitan atau cakaran zombi. Korban serangan zombi biasanya langsung tewas dan berubah menjadi zombi. Zombi bisa dibunuh dengan memotong bagian kepala atau menghancurkan otak zombi. Pada beberapa kasus, seluruh bagian tubuh zombi harus dihancurkan kalau tidak mau bagian tubuh zombi yang sudah putus bergerak-gerak terus.




sumber : Wikipedia.org

»»  Read More...

Jumat, 06 April 2012

6 Makanan Pemutih Gigi

iapa yang ingin punya gigi putih cemerlang? Hmm.. Nesi yakin pasti semuanya mau! Hihihi.
Pssst... Gigi putih bersinar bisa didapatkan dengan mengkonsumi lima makanan berikut ini, lho!

 1. Stroberi
 Buah cantik ini memproduksi enzim malic acid  yang membantu memutihkan gigi.
strawberry
ilustrasi: blogspot.com
Nah, selain dengan langsung memakannya, stroberi bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dengan cara dihaluskan, digosokkan ke gigi, lalu diamkan selama lima menit kemudian bilas dan gosok gigi seperti biasa.
Kalau kamu melakukannya secara rutin, gigi kamu akan berangsur-angsur putih cemerlang, lho! Hihi.

 2. Buah-buahan dan sayuran yang renyah
 Buah yang sangat membantu dalam memutihkan gigi adalah apel, seledri, dan wortel .
Menggigit dan mengunyah buah dan sayuran seperti ini akan membantu membersihkan plak, "menggosok" gigi agar lebih putih bersinar, dan meningkatkan produksi air liur yang baik bagi kesehatan mulut.

 3. Keju
 Keju dan bahan olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung lactic acid  yang berfungsi melindungi gigi, lho.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi yoghurt empat kali seminggu lebih terlindung dari pembusukan gigi dibanding anak-anak yang tak minum yoghurt!
Sedangkan, untuk memutihkan gigi, keju adalah pilihan yang baik karena selain melindungi gigi dari kebusukan, keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi.

 4. Jeruk dan nanas 
jeruk dan nanas
ilustrasi: blogspot.com
 Saat mengonsumsi jeruk, nanas, dan buah-buahan asam lainnya, mulut memproduksi air liur lebih banyak.
Nah, air liur itulah yang membantu membersihkan gigi secara alami.

 5. Baking soda
 Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda berfungsi lebih baik dalam membersihkan plak.
Kamu bisa saja menggunakan baking soda langsung untuk membersihkan gigi.
Eitss... Tetapi para dokter menyarankan agar hal ini tak dilakukan terlalu sering karena bisa mengikis enamel gigi.
Pilihan paling aman adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda, ya!

 6. Permen karet yang mengandung xylitol
 Kamu pernah memakan permen karet yang mengandung Xylitol? Xylitol adalah pemanis alami yang dapat mencegah plak.
Xylitol juga menetralkan tingkat keasaman di dalam mulut dan meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan gigi.
Nah, demikian keenam makanan yang bisa membantu gigi kamu putih cemerlang. Yuk, dicoba! Hihihi.

»»  Read More...

Kamis, 05 April 2012

Hulk VS Captain America & Juggernaut







»»  Read More...

Perlukah Anak-Anak Tidur Siang ?




Beberapa ahli memiliki pendapat berbeda mengenai perlu-tidaknya anak-anak untuk tidur siang. Sebagian ahli mengatakan bahwa tidur siang untuk anak itu baik untuk kesehatan tubuh, apalagi yang sedang melalui masa pertumbuhan.

Sepanjang tidur siang, hormon kortisol yang bermanfaat akan menetralisasi stres sehingga saat bangun tubuh dalam keadaan segar dan mampu berkonsentrasi dengan baik. Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan tidur siang:
1. Mengembalikan kondisi fisik dan mental.
2. Mudah berkonsentrasi.
3. Mudah berkomunikasi dan menangkap pembicaraan.
4. Mudah beradaptasi.

Anak sulit tidur siang karena asyik bermain, atau sedang merasa sangat senang. Akibatnya, anak menjadi rewel berkepanjangan, kurang konsentrasi, susah bergaul, dan mengalami gangguan tidur pada malam harinya. Nah, berikut yang bisa dilakukan orangtua untuk "membujuk" si kecil agar mau tidur siang:

- Jelaskan pada si kecil mengenai pentingnya tidur siang yang harus ia lakukan. "Kalau Adik tidur siang, berarti badan Adik beristirahat sebentar. Badan yang tadinya capek jadi segar lagi. Kalau badan sehat dan segar, Adik jadi enggak mudah sakit."

- Minimal satu jam sebelum tidur siang, anak tidak diberi aktivitas yang melelahkan. Ajak anak melakukan aktivitas tenang di kamar tidurnya.

- Lakukan berbagai cara seperti halnya menjelang tidur malam, semisal, membacakan buku cerita dengan suasana yang relaks, atau diperdengarkan lagu-lagu lembut pengantar tidur.

Namun, bagi anak usia sekolah, pada prinsipnya tidur siang bukan keharusan. Tetapi, jika memang ada waktu, misal anak pulang sekolah pukul 14.00, lalu tidur siang sampai pukul 16.00, bermain sebentar, lalu mandi dan belajar, ini masih diperbolehkan. Yang tidak disarankan bila anak mulai tidur pukul 18.00 lalu bangun pukul 20.00. Sebab, setelah terbangun badannya kembali segar dan tidak bisa tidur malam tepat waktu. Akibatnya, keesokan harinya sulit bangun.




»»  Read More...

Iron Man Die



»»  Read More...